Suara Hati Publik My.Id| Rokan Hilir
Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan langkah proaktif dengan langsung menggelar sosialisasi penggunaan aplikasi presensi SIMPEGNAS bagi seluruh jajarannya pada Rabu (14/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kepala Dinas, Jalan Utama Bagansiapiapi ini, dipimpin langsung oleh Kepala Disperindagsar Rohil, Bapak Muhammad Fauzi, S.IP., M.Si., M.H. Langkah cepat ini diambil sesaat setelah pihak dinas mengikuti sosialisasi serupa yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Rokan Hilir.
Dalam arahannya,Muhammad Fauzi menegaskan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Nasional (SIMPEGNAS) merupakan tindak lanjut konkret atas instruksi Pemerintah Daerah melalui BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir dalam rangka mentransformasi sistem kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) menuju layanan digital yang lebih akurat, transparan, dan akuntabel.
“Kami tidak ingin menunda-nunda. Setelah menerima arahan dan sosialisasi dari BKPSDM, hari ini juga kami langsung sosialisasikan di internal OPD. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung keterbukaan informasi dan sistem kerja berbasis digital,” ujar Muhammad Fauzi.
Penerapan aplikasi SIMPEGNAS ini diharapkan dapat menjadi instrumen penting dalam memantau kehadiran pegawai secara real-time. Dengan sistem yang terintegrasi, potensi kecurangan dalam presensi dapat diminimalisir, sehingga objektivitas penilaian kinerja pegawai tetap terjaga.
Lebih lanjut, Kadisperindagsar berharap melalui transisi ke sistem digital ini, seluruh ASN di lingkungan Disperindagsar Rohil dapat semakin meningkatkan profesionalisme dan disiplin kerja.
“Tujuan akhirnya adalah peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Jika kedisiplinan sudah kuat dan sistemnya sudah mendukung, maka kinerja dinas dalam melayani sektor perindustrian, perdagangan, dan pasar di Rokan Hilir pun akan semakin optimal,” pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi berjalan lancar dengan pemaparan teknis penggunaan aplikasi kepada para pegawai agar transisi dari sistem lama ke SIMPEGNAS dapat berjalan tanpa kendala teknis di lapangan.
Editor : Redaksi
