Kapolsek Dumai Timur Jadi Narasumber Podcast UNIDUM, Bahas Transformasi Generasi Muda dan Tantangan Lingkungan Global - SUARA HATI PUBLIK

Kamis, 08 Januari 2026

Kapolsek Dumai Timur Jadi Narasumber Podcast UNIDUM, Bahas Transformasi Generasi Muda dan Tantangan Lingkungan Global


Suara Hati Publik My.Id| Dumai
 

Kapolsek Dumai Timur, Kompol Dr. Aditya Reza Syahputra, S.E., M.Ak, menjadi narasumber dalam kegiatan Podcast Universitas Dumai (UNIDUM) yang mengangkat tema “Transformasi Generasi Muda dan Tantangan Lingkungan di Era Global”, Kamis (8/1/2026) pukul 10.00 WIB.


Kegiatan podcast tersebut dilaksanakan di Ruang Podcast Universitas Dumai, Jalan Utama Karya, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai. Podcast dipandu oleh Host Irwandi dan berdurasi kurang lebih 40 menit, dengan rencana rilis pada 10 Januari 2026 melalui kanal YouTube Universitas Dumai.


Dalam podcast tersebut, Kompol Dr. Aditya Reza Syahputra memperkenalkan diri sebagai Kapolsek Dumai Timur yang baru, sekaligus menyampaikan pandangannya terkait peran strategis generasi muda dalam menghadapi tantangan lingkungan di era globalisasi.


Kapolsek Dumai Timur menjelaskan bahwa salah satu tantangan global terbesar saat ini adalah perubahan iklim, yang dampaknya juga dirasakan secara nyata di Provinsi Riau. Berdasarkan data, Riau telah kehilangan sekitar 74,5 persen hutan dalam dua dekade terakhir, yang berimplikasi pada kerusakan lingkungan, pencemaran sungai, kepunahan satwa, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


“Generasi Z yang jumlahnya mencapai sekitar 60–70 juta jiwa atau 26–28 persen dari total penduduk nasional merupakan pilar penggerak perubahan. Perubahan itu dimulai dari pola pikir, budaya, dan kebiasaan sehari-hari, seperti memilah sampah, membuang sampah pada tempatnya, serta mengurangi penggunaan wadah sekali pakai,” ujar Kapolsek Dumai Timur.


Terkait karhutla, Kapolsek menyampaikan bahwa pada tahun 2025 tercatat luas lahan terbakar di wilayah Dumai mencapai 79 hektare, dan diharapkan pada tahun 2026 dapat menurun bahkan nihil melalui sinergi seluruh elemen masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, pihak Universitas Dumai juga menyatakan kesiapan untuk mengajak mahasiswa mendukung Program Green Policing Kapolda Riau, serta menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan di kalangan generasi muda.


Selain itu, Kapolsek Dumai Timur menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah dan kebersihan lingkungan. Peran Bhabinkamtibmas dinilai sangat strategis dalam mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar


Sebagai pesan motivasi kepada mahasiswa, Kapolsek Dumai Timur mengingatkan agar generasi muda tidak mudah berkecil hati apabila belum dapat menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang diinginkan.


“Dimanapun kita kuliah, keberhasilan sangat ditentukan oleh diri kita sendiri. Manfaatkan teknologi digital, jangan malas mencari ilmu, dan terus belajar,” pesannya.


Di akhir podcast, Kapolsek Dumai Timur berharap Kota Dumai ke depan semakin hijau dan bersih, dengan kesadaran kolektif untuk tidak membuang sampah sembarangan serta aktif melakukan penghijauan demi generasi mendatang.


“Khusus di Dumai Timur, kami membuka ruang kolaborasi dengan pihak kampus untuk menciptakan inovasi berbasis lingkungan yang mampu membuka lapangan kerja, seperti pemanfaatan batok kelapa menjadi arang briket dan potensi lainnya,” tambahnya.


Menutup perbincangan, Kapolsek Dumai Timur menyampaikan pesan reflektif kepada masyarakat dan mahasiswa.


“Polisi menjaga hukum, masyarakat menjaga ketertiban, mahasiswa menjaga masa depan. Dari sinilah ekonomi Riau, khususnya Kota Dumai, akan tumbuh dengan kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya(BG)

Comments


EmoticonEmoticon