Abai Bahaya dan Intimidasi Preman, Kapolsek Kulim Didesak Segera Dicopot! - SUARA HATI PUBLIK

Kamis, 16 Juli 2026

Abai Bahaya dan Intimidasi Preman, Kapolsek Kulim Didesak Segera Dicopot!


Suara Hati Publik My.Id| PEKANBARU 

Keberadaan sebuah gudang bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ilegal di Jalan Palembang, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, kian meresahkan masyarakat setempat. Gudang yang diketahui dikelola oleh oknum bernama Ucok Regar tersebut telah beroperasi dalam waktu yang cukup lama, namun hingga kini terkesan kebal hukum dan belum mendapatkan tindakan tegas dari aparat kepolisian setempat.


Kondisi ini memicu tanda tanya besar dari warga terkait komitmen dan ketegasan Kapolsek Kulim dalam memberantas praktik penimbunan BBM ilegal di wilayah hukumnya.


Warga Ketakutan dan Diintervensi Preman


Masyarakat di sekitar lokasi mengaku hidup dalam rasa cemas dan tidak nyaman. Ketakutan warga bukan tanpa alasan; aktivitas ilegal tersebut dinilai sangat berbahaya dan rawan memicu kebakaran besar. Menurut laporan warga, insiden kebakaran di gudang-gudang penimbunan minyak sejenis sudah sering terjadi dan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pemukiman.


Meski merasa terancam, warga setempat mengaku takut untuk melaporkan aktivitas tersebut secara terbuka. Selain khawatir terjadi salah paham, masyarakat juga kerap mendapat intimidasi dan ancaman dari oknum preman yang sengaja disiagakan untuk menjaga gudang ilegal tersebut.


Pertanyakan Sikap Tegas Kapolsek Kulim


Kelambanan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kulim dalam merespons aktivitas ilegal yang kasat mata ini menuai kritik tajam. Warga mempertanyakan mengapa institusi kepolisian tingkat kecamatan tersebut seolah-olah tutup mata dan tidak berani mengambil tindakan hukum yang konkret.


"Kami heran dengan Kapolsek Kulim yang tidak berani tegas dan turun ke lapangan. Ada apa sebenarnya? Apakah harus menunggu jatuh korban jiwa terlebih dahulu baru aparat bergerak?" ungkap salah seorang perwakilan warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.


Desak Polresta Pekanbaru dan Kapolda Riau Turun Tangan


Menilai Polsek Kulim tidak lagi berpihak pada kenyamanan dan keamanan masyarakat, warga secara terbuka menyampaikan aspirasinya kepada tingkat kepolisian yang lebih tinggi. Mereka meminta Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Pekanbaru dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau untuk segera mengevaluasi kinerja internal Polsek Kulim.


Masyarakat berharap penuh agar Kapolda Riau mengambil langkah tegas dengan mengganti Kapolsek Kulim saat ini, karena dinilai abai dan tidak peduli terhadap keluhan serta keselamatan warga yang dibayangi bahaya industri ilegal di lingkungan mereka.

Comments


EmoticonEmoticon